Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains : Quantum Learning
Assalamualaikum Wr. Wb
Hallo Teman-temannn:)
ketemu lagi nih sama fajru dalam review reviewww
kali ini fajru bukan mau me-review lohh... tapi-tapi mau sedikit memberikan informasi mengenai Quantum Learning.
Materi kuliah Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains : yang diampu oleh bapak Dr. Drs. Syamsurizal, S.Si.,
Secara garis besar Quantum learning adalah upaya, strategi dan aktivitas belajar yang bisa dimanfaatkan untuk menguatkan daya ingat dan pemahaman. Selain itu membuat aktivitas belajar sebagai kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan.
Model pembelajaran quantum learning itu sendiri ada dua yakni peta konsep dan teknik memori.
1. Peta Konsep
Peta konsep di sini lebih menunjukan sebuah ide pemikiran yang dituangkan dalam bentuk gambaran atau grafik.
* Teknik belajar mandiri,
* Teknik belajar vark (visual, audiotory, reading & writing, kinestetic),
2. Teknik Memori
* Melatih Imajinasi
* Teknik rantai Kata
* Teknik Plesetan Kata
Asas Utama
Fokus utama dalam quantum learning adalah siswa, sehingga mereka dituntut untuk aktif. Sedangkan guru menjadi penyedia, dan guru dituntut untuk lihai dalam memahami potensi peserta didiknya.
Prinsip Quantum Learning
* Mengetahui secara sadar bahwa apapun yang akan disampaikan bisa berpengaruh pada pembelajaran. Mulai dari bahasa tubuh guru hingga kondisi/lingkungan belajar, pengaturan tempat duduk,
* Mengetahui dengan sadar bahwa setiap pembelajaran pasti memiliki tujuan.
* Bersikap secara sadar bahwa pengalaman adalah proses pembelajaran yang mendahului teori. Aktivitas pembelajaran efektif akan terjadi bila siswa sudah mendapatkan informasi terlebih dahulu sebelum mereka mendapatkan hakikat apa yang sudah dipelajari.
* Mengakui secara sadar bahwa dalam mendapatkan ilmu pasti ada sebuah upaya/kerja keras.
* Sesuatu yang berat untuk didapatkan, harus lebih dihargai. Setiap keberhasilan sedikit apapun harus dihargai dan dirayakan.
Tahapan Dalam Pembelajaran Berbasis Quantum Learning
Model quantum learning memiliki 6 tahap dalam pembelajaran yang dikenal dengan istilah tandur, yaitu:
1. Tumbuhkan, yaitu tumbuhkan minat dengan memuaskan “Apakah manfaatnya bagiku” (AMBAK).
2. Alami, yaitu ciptakan atau datangkan pengalaman umum yang dapat dimengerti semua pelajar.
3. Namai, yaitu sediakan kata kunci, konsep, model, rumus, strategi.
4. Demonstrasikan, yaitu siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan pengetahuan mereka dalam proses pembelajaran.
5. Ulangi, yaitu siswa diberi kesempatan bertanya tenatng pembelajaran yang belum dimengerti, kemudian membuat sebuah kesimpulan.
6. Rayakan, yaitu pengakuan untuk penyelesaian, partisipasi dan memperoleh keterampilan dan ilmu pengetahuan.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar